Insurance Clock

Menarik untuk diamati ternyata perkembangan industri asuransi dari masa ke masa tidak ubahnya sebuah jarum jam yang selalu berputar mengikuti siklusnya.  Setiap kali selesai memasuki suatu tahapan akan selalu diikuti oleh tahapan berikutnya yang merupakan satu siklus yang tak terpisahkan.

Katakanlah nama siklus ini kita beri nama Siklus Jam.  Siklus jam dalam industri asuransi dimulai dengan melimpahnya supply reasuransi, menjamurnya broker dan agen hingga menyebabkan harga mulai jatuh pada pukul satu di jam asuransi. Bergeser ke pukul dua, perusahaan asuransi mulai menaikkan komisi, menawarkan program-program pemasaran baru, hingga harga jatuh secara signifikan.

Turun ke pukul tiga harga terjun bebas secara dramatis, laba menipis, informasi underwriting sedikit sekali diperlukan bahkan kadang – kadang terasa tidak diperlukan lagi. Gerakan jarum ke pukul empat, laba mulai menukik turun, harga menjadi tidak realistis dan jaminan-jaminan pertanggungan yang sangat luas mulai di buka.

Memasuki pukul lima, hasil usaha nampak menakutkan dengan ditandai oleh rugi underwriting yang melampaui pendapatan dari investasi.

Tepat di setengah lingkaran jam, harga tidak dapat turun lebih jauh lagi, orang kembali ke pelajaran pertama – back to basic – dan produsen mulai menyembunyikan alarm.

Memasuki pukul tujuh, proses bottom out (titik rendah) yang mengawali pemulihan ekonomi dari depresi) terjadi dengan ditandai oleh keinginan broker dan agen untuk menikmati stabilitas, mulailah pembatalan polis-polis yang dianggap tidak menguntungkan.

Mendekati pukul delapan, terjadilah krisis pasokan kapasitas reasuransi, ketersediaan kapasitas menjadi masalah reasuransi  menyusut tajam hingga harga mulai naik.

Di tiga perempat lingkaran jam, harga mulai meningkat tajam namun hasil usaha masih belum menggembirakan. Pada pukul sepuluh hingga pukul sebelas, seluruh perusahaan nampak bernafas lega, harga saham mulai membumbung tinggi.

Memasuki pukul dua belas, terjadilah euphoria, produsen mabuk kepayang, harga berhenti naik. Bergulir kembali ke pukul satu gejala semula berulang, dimana melimpahnya supply reasuransi, menjamurnya broker dan agen hingga menyebabkan harga jatuh.

Demikian siklus berulang dengan irama yang sama bagai gerakan siang dan malam, pagi dan petang.  (radix)

 

[ back to main ]