Air
memang
membawa risiko bila masuk ke bagian dalam komputer. Apabila air
masuk pada saat komputer menyala, hubungan pendek dapat terjadi
dan komponen yang mengandung muatan listrik dapat terbakar. Bila
komputer dalam keadaan mati ketika terkena air, belum tentu
menimbulkan kerusakan apabila komponen di dalamnya sudah dalam
keadaan benar-benar kering dan bersih. Anda tidak perlu langsung
membuang komputer anda yang terkena banjir, beberapa langkah
penyelamatan dapat anda lakukan sendiri untuk menghemat
pengeluaran anda.
Ada 3
kemungkinan yang bisa terjadi pada PC anda ditengah sergapan
banjir yang datang tiba-tiba. Pertama, anda masih sempat
menyelamatkan komputer ke tempat yang lebih aman. Kedua,
komputer terpercik sebagian oleh air tapi masih bisa
diselamatkan ke tempat yang lebih tinggi. Ketiga, komputer sudah
terendam penuh oleh air.
Bila
kondisi pertama terjadi, sebelum anda menyalakannya kembali,
bukalah casing komputer dan keringkan di udara terbuka dibawah
sinar matahari langsung atau dengan menggunakan alat pengering (misalnya
hair dryer). Bila perlu taburkan butiran silika gel ke dalam
casing komputer untuk mengatasi udara lembab agar komputer anda
lebih awet.
Bila
komputer sudah terkena air, jangan langsung dinyalakan karena
air dan kotoran yang melekat di komponen komputer berpotensi
membuat hubungan pendek. Beberapa komponen seperti motherboard,
kartu grafis, memori, kabel-kabel, fan dan bahkan prosesor
merupakan komponen yang masih bisa bekerja dengan baik sekalipun
sudah terendam air. Komponen-komponen ini dapat dicuci ulang
dengan menggunakan air bersih dengan sabun lunak atau alkohol
berkonsentrasi menengah (40-50%), serta kuas halus untuk
membersihkan kotoran-kotoran yang melekat. Alkohol sebaiknya
digunakan untuk membersihkan komponen pada saat terakhir sebelum
komponen tersebut benar-benar akan dikeringkan.
Prosesor, atau lebih
sering disebut sebagai otak komputer lebih tahan terhadap karat
dan kerusakan karena adanya lapisan emas yang membungkus setiap
pin/kaki prosesor. Bersihkan dari kotoran dan pastikan tidak ada
kotoran yang menempel pada pin. Untuk motherboard, yang perlu
dibersihkan adalah soket DIMM, port AGP dan PCI. Kartu tambahan
misalnya kartu grafis, modem, kartu suara, dan lain-lain juga
masih dapat digunakan kembali dengan terlebih dahulu dibersihkan
dan dikeringkan. Sedangkan untuk mouse, bagian yang penting
adalah sensor LED harus bersih dari air, kotoran dan debu. Untuk
keyboard, masih bisa diselamatkan dengan terlebih dahulu
dibersihkan dari kotoran dan keringkan. Demikian juga dengan
fan, pastikan kabel konektor dalam kondisi baik dan tidak ada
lagi kandungan air. Casing bukan perangkat elektronik, jadi
masih bisa dipakai. Pastikan tombol-tombol konektor dan
kabel-kabelnya jangan sampai macet atau terputus. Untuk
kabel-kabel konektor, bagian ujung dari tiap kabel dibersihkan
dan dikeringkan. Memori, bersihkan dan keringkan dengan sinar
matahari atau hair dryer. Bersihkan lapisan emas yang
menghubungakan komponen ini dengan soket DIMM
Sementara komponen yang mengandung unsur mekanik atau
elektromagnetik seperti harddisk, power supply, dan floopy drive
relatif rentan terhadap air. Hard disk, piringan dan motor di
dalamnya sangat sensitif dari kotoran dan gangguan dari luar
lainnya, apalagi air. Demikian juga dengan CD-ROM, CD-RW, dan
Floopy, bagian optis dari komponen ini sangat sensitif terhadap
debu, kotoran atau air. Anda harus merelakan komponen-komponen
ini. Monitor mempunyai tegangan yang sangat tinggi, bawalah ke
tempat reparasi, jangan coba memperbaiki sendiri kecuali hanya
untuk mengeringkan.
Kuncin
dari tindakan pemyelamatan ini adalah kecepatan penanganan,
jangan tunda bila situasi memungkinkan untuk segera melakukan
penyelamatan. Air atau udara yang lembab akan membuat komponen
PC gampang lapuk. Tidak ada ukuran pasti berapa hari waktu yang
bisa ditoleransi karena belum ada pengujian untuk mengukur daya
tahan komponen PC terhadap air. (gadis , sumber : PC-Plus)
[ back to main
]