INHOUSE
TRAINING SURVEI RISIKO NON MARINE
Sadar bahwa
kualitas SDM adalah elemen sangat penting untuk berkompetisi
dan pengetahuan teknis mereka harus selalu di-upgrade,
ReINDO mengadakan Inhouse Training Survei Risiko Non Marine
selama 2 hari pada 11-12 Agustus 2000 di Bougenville Room,
Acacia Hotel. Training intensif yang diselenggarakan berkat
kerja sama dengan salah satu perusahaan penilai kerugian, PT.
Dharma Nilaitama (DNT), diikuti oleh 14 orang Claim Analyst
dan Underwriter ReINDO. Bertindak sebagai tutor adalah Ir.
Robertus Ismono,ICAP, Adjuster sekaligus Direktur Non Marine
DNT.
Pembukaan training
ini dihadiri oleh Direktur Utama DNT, Soewondo dan Direktur
Teknik dan Pemasaran ReINDO, Hendrisman Rahim. Dalam
sambutannya, Soewondo yang bukan orang baru lagi bagi ReINDO,
karena pernah menjadi salah seorang Direktur Indore,
menekankan betapa pentingnya pengetahuan tentang suatu obyek
risiko bagi penanggung ulang dan kegiatan seperti ini perlu
dilanjutkan untuk mengantisipasi berbagai kemajuan.
Training kali ini
lebih memfokuskan pada teori survei risiko untuk penutupan
asuransi kebakaran dan All Risk. Para peserta sangat
beruntung karena dengan pengalamannya Robertus Ismono cukup
banyak memberi informasi-informasi penting sekaligus taktis
yang kadang-kadang luput dari perhatian seorang surveyor.
Informasi seperti ini jelas sangat berarti guna mempertajam
pisau underwiting dan analisis klaim.
Pengetahuan
teoritis yang diperoleh selama training kemudian dilengkapi
dengan kesempatan menyaksikan objek risiko secara langsung.
Bekerja sama dengan PT. Asuransi Prima Perkasa Internasional,
pada hari Sabtu, 30 September 2000, lebih kurang 40 orang staf
ReINDO mengunjungi dua plant milik Texmaco Group yang
masing-masing berlokasi Subang dan Karawang.
Rombongan yang
bertolak dari Kantor ReINDO di Salemba pukul 7 pagi dipandu
oleh tutor inhouse training sebulan sebelumnya, Ir. Robertus
Ismono, ICAP dari DNT.
Di kedua plant,
rombongan ReINDO mendapat penjelasan mengenai pabrik dan
proses produksinya lalu dilanjutkan dengan melihat langsung
pabrik. Disana mereka melihat dengan mata kepala sendiri
perangkat dan mesin-mesin yang terlibat dalam proses produksi
serta peralatan yang berkaitan dengan keselamatan. Bagi
sebagian peserta kesempatan ini tidak sering diperoleh.
Lima hari kemudian
tepatnya Kamis, 5 Oktober 200 di auditorium ReINDO, rangkaian
training survey risiko ini diakhiri dengan review kunjungan ke
Subang dan Karawang untuk menambah pemahaman para peserta dan
membahas temuan-temuan menarik yang tidak sempat didiskusikan
selama kunjungan.
ReINDO dan DNT berencana meneruskan kerja sama
semacam ini untuk topik-topik yang lain.(Delil Khairat/Associate
Claim Analyst).
[
back to home ] |