BAGAIMANA MEMBUAT ASURANSI MOTOR

MENJADI MENGUNTUNGKAN ?

 

Suku premi yang menarik, segmentasi konsumen yang baik, dan penanganan klaim yang efisien, dapat menjadikan asuransi motor salah satu kelas bisnis yang menguntungkan. Saran yang diberikan oleh Mr. Podoshen, Assistant Vice President Personal Lines Division, Insurance Services Office Inc. untuk mewujudkan hal tersebut adalah:

1.      Pick a specific niche market (memilih pasar yang spesifik). Mempelajari dan cepat mengantisipasi apa yang dibutuhkan, misalnya pemilik mobil yang kesulitan dalam mengasuransikan mobilnya karena bermesin besar atau mobil sport.

2.      Manage your business smartly (Jalankan bisnis dengan cerdas). Menjalankan bisnis dengan karyawan yang dapat diandalkan. Menggunakan tenaga penjual dan claim adjuster sendiri. Dengan menggunakan tenaga dari luar akan sulit untuk melakukan pengawasan, karena apabila bengkel mengetahui bahwa kendaraan tersebut diasuransikan maka biaya yang dikeluarkan akan menjadi lebih besar.

3.      Implement a manage care system (Menerapkan suatu sistem perawatan). Mempunyai tenaga medis untuk mengobati korban kecelakaan untuk menghindari konsultasi kepada banyak dokter yang akan memperbesar biaya pengobatan.

4.      Learn about your insured people (Pelajari tertanggung anda). Beri target untuk risiko terbaik atau sesuaikan suku premi sebagai refleksi perbedaan risiko, misalnya anak muda cenderung untuk mengalami kecelakaan dibandingkan yang lebih tua, sedan dua pintu lebih sering mengelami kecelakaan dari pada empat pintu.

Hampir sebagian besar biaya yang dikeluarkan dalam asuransi motor berasal dari proses klaim. Pembayaran klaim langsung ke bengkel menyebabkan bengkel memegang kendali dalam penanganan klaim. Pembayaran langsung ke tertanggung untuk kecelakaan kecil sehingga tertanggung dapat mencari sendiri bengkel yang tentu saja menawarkan harga yang lebih rendah.

Menjadikan adjuster “mata dan telinga” bagi penanggung membuat database kecurangan dan software yang dapat mendeteksi tertanggung yang sering mengajukan klaim untuk mengatasi kecurangan-kecurangan yang terjadi.

Strategi lain untuk meningkatkan keuntungan bagi asuransi motor adalah recovery. Di negara dimana asuransi motor bukan merupakan asuransi wajib (misalnya di Australia), strategi ini menjadi sangat efektif dan populer, terutama recovery dari kendaraan bermotor yang tidak diasuransikan. Yang perlu diperhatikan adalah menuntut recovery dari pihak ketiga tanpa mencemari reputasi sendiri.

Underwriter juga mendapat tantangan menetapkan harga yang pantas namun tetap memberikan keuntungan bagi perusahaan. Underwriter harus mengidentifikasi target pasar, mendesain produk yang menarik bagi pasar, dan meningkatkan kemampuan underwritingnya untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. (ReInfokus Team)

[ back to main ]