|
TANDA-TANDA INSURANCE FRAUD DALAM ASURANSI
JIWA (bagian 1)
W alaupun
tidak sebesar asuransi kerugian, baik dalam jumlah maupun
frekuensinya, bukan berarti insurance fraud pada
asuransi jiwa tidak perlu mendapat perhatian serius.
Berdasarkan data di Jerman, total klaim
yang dibayarkan pada tahun 1990 mencapai DM 56 miliar. Jumlah
ini lebih besar dibanding dengan total klaim yang dibayarkan
oleh asuransi kerugian yaitu sekitar DM 52 miliar. Andaikan
insurance fraud pada asuransi jiwa hanya 1% dari total
klaim, dengan asumsi sebagian besar dibayarkan dalam bentuk
maturity benefit, berarti besar klaim yang seharusnya
tidak perlu dibayarkan adalah sekitar DM 500 juta.
Bagaimanapun ini tetap bukan jumlah yang sedikit.
Adalah kewajiban industri asuransi untuk
menyusun langkah-langkah preventif dalam menghadapi
insurance fraud terutama untuk melindungi "the honest
client against having to help pay for fraudsters". Dalam
hal ini asuradur dan reasuradur berada pada posisi yang sama.
Asuradur akan langsung berhadapan dengan fraudster
dalam penyelesaian klaim dan reasuradur akan memberikan
masukan dengan sharing informasi, pengalaman, training
dsb.
Dibawah ini adalah indikasi-indikasi
kemungkinan terjadinya insurance fraud pada suatu
penutupan asuransi jiwa untuk setiap kelas bisnis seperti
life product, health dan personal accident
sehingga pembayaran klaim yang tidak perlu dapat dihindari.
Semoga bermanfaat.
Life Benefit
Indikasi Umum
-
Klaim terjadi segera setelah asuransi
ditutup
-
Tertanggung atau penerima manfaat kurang
atau terlalu kooperatif dalam proses investigasi klaim.
-
Nilai uang pertanggungan yang besar (bila
dihubungkan dengan keadaan keuangan tertanggung dan
insurable interest)
-
Total uang pertanggungan yang cukup besar
dan ditutup pada beberapa perusahaan asuransi yang berbeda.
-
Tertanggung atau penerima manfaat
memiliki hutang.
-
Penyebab kematian atau disability
berasal dari informasi yang salah pada pengisian surat
permintaan asuransi (sehubungan dengan tingkat kesehatan
atau pertanyaan khusus tentang occupational hazard)
-
Usia tertanggung yang sangat muda atau
sangat tua pada saat penutupan asuransi
Indikasi fraud khusus untuk Life + Accidental Death Benefit
-
Mayat tidak ditemukan atau tidak dapat
diidentifikasi
-
Penyebab kecelakaan menyerupai kejadian
bunuh diri seperti jatuh (melompat) dari ketinggian,
tertembak di kepala pada jarak dekat, tabrakan dengan
dinding, pohon atau kereta dengan kecepatan tinggi
-
Tertanggung dicurigai menderita depresi
endogenous atau exogenous
-
Tertanggung dicurigai meninggal karena
dibunuh, seperti meninggal di luar negeri dalam suatu
perjalanan atau penyebab kematian yang tidak jelas
Indikasi fraud khusus untuk Disability
Insurance
-
Penyebab disability sukar untuk
dijelaskan secara fisik, seperti kehilangan konsentrasi,
sakit kepala, exhaustion
-
Tertanggung dicurigai menderita
pension neurosis (berpura-pura tidak sehat/disable untuk
bekerja kembali; tertanggung mengalami kesulitan keuangan)
-
Untuk accidental injury yang
disengaja (injury karena melukai diri sendiri) seperti :
(fanra/munich re
publication)
[
back to home ] |