ASURANSI ANGKASA LUAR

Sejak diluncurkannya Telstar I pada tahun 1962 satelit telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern. Satelit telah digunakan untuk berbagai tujuan, baik militer maupun sipil. Contoh yang paling dekat adalah aplikasi telepon seluler dan saluran TV.

Kompleksitas yang tinggi dan cepatnya perubahan teknologi membuat keberhasilan dalam pengoperasian sebuah peluncur satelit tidak pernah mencapai tingkat yang memuaskan. Di sinilah asuransi berperan dalam menyediakan pertang-gungan yang diperlukan.

Proses Peluncuran
Satelit dibuat oleh perusahaan – perusahaan pembuat satelit seperti Hughes, Loral, Lockheed Martin, Alcatel, dan Matra Marconni dengan melibatkan banyak perusahaan sub-kontraktor yang membuat komponen-komponen satelit. Seluruh komponen ini dirakit, digabungkan, diuji, lalu dikirim ke tempat peluncuran dan terakhir satelit akan dimuat kedalam peluncurnya. Setelah itu ditempatkan pada orbitnya, baik itu pada orbit geostasioner (kira-kira 36.000 km dari bumi) atau pada orbit rendah (kira-kira 500 km diatas bumi). Sama dengan satelit, pembuatan kendaraan peluncur juga melibatkan banyak perusahaan sub-kontraktor.

Setiap tahunnya kurang lebih dua puluh lima peluncuran satelit dilakukan. Peluncuran ini sangat berisiko, itulah sebabnya peluncuran dengan kendaraan peluncur yang telah teruji selalu menjadi rebutan perusahaan asuransi untuk ikut berpartisipasi. Peluncur-peluncur favorit itu adalah Arianespace Ariane 4, the Boeing Delta II, the Lockheed Martin Atlas II, the Khrunichev Proton dan the Soyuz. Satu hal yang selalu harus diingat, walaupun dikatakan memiliki rekor yang baik, harga pertanggungan yang sangat besar membuat pengalaman klaim yang sangat jarang sekalipun sudah cukup untuk mengurung perusahan asuransi dalam kesulitan.

Tipe pertanggungan
Dalam penutupan jenis ini, pihak asuransi dapat memiliki data untuk ujian kualifikasi peluncur tapi tidak untuk satelitnya. Hal ini karena harga satelit yang sangat mahal sehingga tidak ada perusahaan pembuat satelit yang mau menanggung seluruh biaya pembuatan dan peluncuran sebuah satelit ke angkasa luar hanya dengan tujuan coba-coba.
Ada empat pertanggungan yang diberikan oleh asuransi angkasa luar:

1.Pre-Launch (Sebelum peluncuran) yaitu dimulai pada saat satelit meninggalkan pabriknya sampai saat peluncuran. Resiko terjadinya kerugian pada fasa ini biasanya rendah dan tingkat premi kira-kira 0.5% dari Harga pertanggungan.

2. Launch vehicle flight until separation of the satellite (Peluncuran sampai dengan pemisahan satelit dari peluncur). Fasa ini adalah fasa yang paling beresiko, tingkat premi berkisar antara 5%-10% dari harga Pertanggungan. Bahkan dapat melebihi 10% untuk peluncur baru yang belum teruji.

3.In-orbit (pada saat di orbit). Dimulai saat satelit mencapai orbitnya sampai satelit menyelesaikan prosedur percobaan (in-orbit testing procedure). Pertanggungan ini juga mencakup selama satelit beroperasi (5 sampai 15 tahun) dengan suku premi 1% - 2% per tahun.

4.Liability. Perusahaan peluncur atau pemilik satelit biasanya juga mengambil pertanggungan ini karena peluncuran yang beresiko tinggi, sehingga selalu ada kemungkinan kegagalan peluncuran akan merugikan pihak lain. Harga Pertanggungan berkisar antara USD 50 juta – USD 500 juta dengan suku premi kurang dari 0.1%.
Dalam prakteknya, pertanggungan sebelum peluncuran biasanya berdiri sendiri sedangkan pertanggungan peluncuran digabung dengan pada saat di orbit.

Keadaan pasar dan peluang ke depan

Semakin ketatnya persaingan asuransi angkasa dapat dilihat dari suku premi tiga tahun lalu yang mencapai 15 % dari harga pertanggungan untuk peluncuran dengan peluncur "baik" ditambah pertanggungan untuk satelit. Saat ini peluncuran sejenis hanya dihargai setengahnya.

Mengiringi frekuensi peluncuran yang semakin tinggi, pasar asuransi angkasa luar terus berkembang dengan pesat dan semakin kompetitif. Dengan nilai sebuah peluncuran yang begitu "wah" (kira-kira USD. 250 juta sampai USD. 500 juta), jelas akan sangat menarik bagi perusahaan asuransi untuk terjun kepasar. Tetapi harus tetap diingat bahwa bidang ini sangat beresiko karena secara teknologi belum ditemukan sebuah sistem peluncuran yang dapat dijamin tingkat keberhasil- annya. Satu-satunya harapan perusahaan asuransi adalah para pemakai jasa ini akan memberikan tekanan yang cukup kepada pabrik pembuat untuk menemukan sistem seperti itu yang pada akhirnya akan terlihat dari jumlah kegagalan yang semakin kecil.
(Kocu\The Review)

[ back to home ]