PIALA
DUNIA 2002 DAN 2006
Masih seputar piala dunia,
baru-baru ini Federasi sepak Bola Internasional (FIFA) telah mengumumkan
pembentukan Capital Market untuk mengasuransikan risiko kegagalan penyelenggaraan
World Cup 2002 dan 2006.
Sebagaimana diketahui, World Cup
2002 akan diselenggarakan bersama oleh Jepang dan Korea. FIFA berusaha
meningkatkan nilai cover Asuransinya dalam mengantisipasi gagalnya World
Cup 2002 karena faktor gempa bumi dan kondisi politik yang kian memanas
di kawasan itu. Meningkatnya biaya iklan dan hak siar televisi yang cukup
tajam telah membengkakkan biaya operasional FIFA. Semua kerugian ini akan
menjadi tanggung jawab FIFA jika penyelenggaraan kompetisi ini gagal.
FIFA membutuhkan dana sedikitnya
Sfr 4.5 Milyar ($ 3 M) untuk meng-cover World Cover 2002 dan 2006.Albingia,
Perusahaan Asuransi dari Jerman yang cukup berpengalaman sejak tahun 1974
dalam masalah ini, berharap dapat memberikan cover asu-ransi sebesar Sfr
1 Milyar untuk risiko ini.Jika negosiasi ini menjadi kenyataan, maka merupakan
rekor terbesar dalam transfer risiko yang pernah dibuat .
Dalam pelaksanaan World Cup 1998
yang baru lalu FIFA mengeluarkan dana sebesar Sfr 630 juta untuk mengasuransikan
kerugian pendapatan atas kegagalan penjualan tiket dan hak siar televisi
serta biaya marketing, jika kompetisi ini dibatalkan.
Setiap supporter yang membeli tiket
sudah termasuk dalam perlindungan asuransi personal Accident dan Legal
Expenses. (Pan/Asia Cover)
[ back to main ]