Keberhasilan seorang agen asuransi banyak ditentukan oleh
kekuatan hubungan kerja mereka de-ngan para underwriter.
Pengetahuan teknis memang tetap merupakan hal yang penting,
namun kemampuan berinterkasi antara agen dan underwriter
merupakan kunci keberhasilan suatu bisnis.
Dibawah ini enam faktor
yang dapat membantu agar hubungan kerja antara agen dan
undewriter dapat lebih produktif.
-
Berusaha untuk
menselaraskan antara bisnis yang diperoleh agen dengan selera
underwriter yang ditunjuk.
-
Agen asuransi sebaiknya
menyediakan infomasi yang dibutuhkan untuk menghasilkan
quotation yang baik.
Penyediaan informasi ini
dapat dilakukan secara langsung maupun melalui bantuan teknologi
maju masa kini seperti mesin fax, e-mail, dan Internet. Namun
perlu diingat, bantuan teknologi tersebut tidak selalu efektif
dalam suatu bisnis. Bandingkan dua situasi dibawah ini:
-
seorang agen menemui
underwriter untuk menyerahkan secara langsung proposal yang
sudah disiapkan dengan baik
-
mengirimkan fax proposal
generik kepada 10 underwriter di 10 perusahaan asuransi yang
berbeda dalam waktu beberapa detik saja.
Keuntungan pada situasi
pertama adalah membantu terbentuknya jalinan kerjasama yang baik
dan mempeerat hubungan yang sudah ada. Sementara pada pilihan
kedua kehangatan hanya terlihat pada tulisan “Dengan hormat” dan
“Hormat kami” dalam sebuah surat.
Apabila informasi yang
hendak disampaikan membutuhkan kinerja yang cepat, maka situasi
kedua memang cukup tepat. Namun apabila informasi yang hendak
disampaikan akan berhubungan dengan kepentingan bisnis di masa
yang akan datang, maka situasi pertamalah yang lebih efektif.
Agen dan underwriter
sebaiknya saling mendukung untuk bersama-sama mengembangkan
marketing plan yang akan menentukan bentuk neraca keuangan dan
target bisnis. Planning yang tidak jelas akan menyebabkan
masing-masing pihak kehilangan waktu maupun nasabah.
Interaksi yang terjalin
terus menerus akan menciptakan suatu kebutuhan satu sama lain
demi tercapainya target masing-masing. Bentuk hubungan yang
demikian akan meningkatkan produktivitas, kualitas pelayanan dan
daya saing yang sehat
Kesalahan dapat terjadi di
setiap saat pada siapa saja. Apabila agen atau underwriter
membuat suatu kesalahan, sebaiknya mereka saling memberitahu .
Hal ini akan menciptakan iklim kerja yang harmonis.
Dalam beberapa kasus, akan
lebih baik bila seorang agen didampingi oleh Underwriter dalam
menganalisa suatu risiko. Pengetahuan risiko underwriter akan
sangat membantu fleksibilitas penutupan suatu objek.
(Sl/ Review)