KRISIS MONETER DAN INVESTASI YANG AMAN

Perusahaan-perusahaan asuransi dipastikan mengalami koreksi pendapatan akibat krisis moneter yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Karenanya, keuntungan yang akan diperoleh perusahaan jasa ini juga akan menurun. Alasan penurunan pendapatan perusahaan-perusahaan asuransi itu karena kini banyak pemegang polis yang menunda perpanj-angan atau memperkecil nilai preminya karena mereka mengalami kesulitan likuiditas. Hanya saja, besarnya penurunan itu baru terlihat pada kuartal pertama tahun ini.

Kendati begitu bukan berarti kinerja perusahaan asuransi itu harus terganggu. Persoalan ini bisa diatasi bila perusahaan-perusahaan asuransi dapat menerapkan pola investasi yang tepat. Artinya investasi pada sejumlah instrumen yang bisa memberikan keuntungan tapi tetap aman.

Soal investasi juga bisa menjadi masalah dalam krisis moneter saat ini. Misalnya, apabila perusahaan asuransi itu menerima premi dalam bentuk dollar AS namun menginvestasikannya dalam bentuk Rupiah. Jika mata uang Rupiah terus terdepresiasi, tentu mereka akan mengalami kerugian karena selisih kurs yang tajam.

Selain itu penyebaran investasi tetap harus dilakukan. Berbagai instrumen investasi harus dimanfaatkan, selain sebagai diversifikasi juga sebagai upaya penyebaran risiko. Penentuan instrumen investasi tergantung pada ketajaman analisa perusahaan asuransi tersebut. Menyimpan dana dalam deposito di bank tidak sehat karena bunganya tinggi pasti akan menjadi masalah berat.

Pada sisi lain masyarakat yang terkena dampak dari krisis moneter juga mulai berpikir untuk melakukan investasi yang aman. Diantara alternative yang banyak dilirik adalah investasi jangka panjang jasa asuransi. Diantara berbagai bentuknya, seperti asuransi pendidikan dan asuransi jiwa merupakan pilihan terbanyak, terutama untuk mereka yang berkeluarga. Karena bersifat jangka panjang, maka asuransi jenis ini harus mampu memberikan jaminan pertanggungan yang lebih meyakinkan.

Nah, sudah siapkah perusahaan asuransi mengambil peluang yang baik pada saat lesunya kondisi ekonomi sekarang ini ??

(law-mt2/republika)

[ back to home ]